Jangan Nimbrung Rahasia Orang Lain


Jangan Nimbrung Rahasia Orang Lain

Bismillah,

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

إِذَا كَانَ اثْنَانِ يَتَنَاجَيَانِ فَلَا تَدْخُلْ بَيْنَهُمَا

Apabila ada dua orang yang sedang berbicara rahasia maka janganlah kamu ikut nimbrung di antara mereka.” [Hadits Shahih, Riwayat Ibnu Asakir dan Ahmad. Lihat Shahihul Jami’ no. 744]

Hadits ini mengajarkan adab sosial yang sangat luhur, yaitu menghormati privasi orang lain. Percakapan rahasia sering berisi hal-hal yang pribadi, masalah keluarga, rahasia dagang, atau hal-hal sensitif lainnya. Islam menuntun agar seorang muslim tidak mengganggu atau mencampuri sesuatu yang bukan urusannya.

.

Dalil-Dalil Lain tentang Menjaga Privasi

Berikut dalil-dalil lain yang menguatkan kewajiban menjaga hak privasi dalam Islam:

 Allah berfirman:

وَلَا تَجَسَّسُوا

“Dan janganlah kalian saling memata-matai.” [QS. Al-Hujurat: 12]

 Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّى تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَى أَهْلِهَا

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian memasuki rumah yang bukan rumah kalian sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya.” [QS. An-Nur: 27]

 Rasulullah bersabda:

مَنْ تَسَمَّعَ حَدِيثَ قَوْمٍ وَهُمْ لَهُ كَارِهُونَ صُبَّ فِي أُذُنَيْهِ الرَّصَاصُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Barangsiapa yang mendengarkan pembicaraan suatu kaum padahal mereka tidak suka (dirahasiakan), maka akan dituangkan timah panas ke dalam kedua telinganya pada hari kiamat.” [HR. Al-Bukhari no. 7042]

.

Hikmah Menjaga Privasi

 Menjaga kehormatan orang lain

Orang yang menghormati privasi sesama akan dijauhkan dari dosa fitnah, sangkaan buruk, dan gunjingan.

 Menumbuhkan rasa saling percaya

Lingkungan sosial akan lebih tentram bila setiap orang merasa aman rahasianya terjaga.

 Menjaga hati dari penyakit

Memasuki urusan orang lain tanpa hak sering menimbulkan iri, dengki, atau keinginan mencela.

.

Penjelasan Tambahan

إِذَا كَانَ اثْنَانِ يَتَنَاجَيَانِ فَلَا تَدْخُلْ بَيْنَهُمَا

Apabila ada dua orang yang sedang berbicara rahasia maka janganlah kamu ikut nimbrung di antara mereka.”

Mengandung larangan untuk menjadi pihak ketiga dalam percakapan pribadi. Larangan ini mencakup:

 Duduk dekat untuk mendengarkan
 Memotong pembicaraan mereka
 Mencari tahu apa isi pembicaraan mereka

Jika sangat terpaksa mendekat karena tempat sempit atau hal mendesak, maka wajib meminta izin terlebih dahulu.

.

Kesimpulan

Menjaga hak privasi termasuk adab besar dalam Islam. Baik dalam bentuk:

 Tidak menguping percakapan rahasia
 Tidak memata-matai urusan orang lain
 Tidak masuk ke ruang atau rumah tanpa izin

Islam sangat menekankan hal ini demi terjaganya kehormatan, keharmonisan, dan rasa aman di antara sesama muslim. Marilah kita amalkan adab mulia ini sebagai wujud nyata iman kita.

.

Sumber Rujukan

 Al-Qur’an Al-Karim
 Shahihul Jami’, no. 744
 HR. Al-Bukhari no. 7042
 Tafsir Ibnu Katsir, QS. Al-Hujurat: 12
 Fathul Bari, Ibnu Hajar Al-Asqalani

.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PAGE TOP